40 TUNA NETRA DILATIH PIJAT SHIATSU
Denpasar- Tukang pijat atau massage di Denpasar bah jamur dimusim hujan , makanya tak jarang disetiap hotel,salon,dan tempat tempat hibungan ada fasilitas pijat. Menjamurnya tukang pijat tersebut tak serta merta dapat diisi oleh para tuna netra karena para tuna netra yang masih tradisional kalah bersaing dengan tukang pijat modern .Melihat penomena tersebut Dinas Tenaga Kerja ,Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar melaksanakan pendidikan dan pelatihan pijat shiatsu bagi 40 penyandang cacat tuna netra “Pelatihan pijat shiatsu kepada tuna netra baru pertama kali ini agar mereka dapat bersaing ,karena pijat shiatsu ini semangkin banyak diminati untuk penyembuhan penyakit “ Ungakap Erwin Suryadarma saat membuka pelatihan di UPTD Dinas Sosial Propinsi Bali jalan Serma Mendra rabu (14/9 ) kemarin. Sementara itu Kepala Bidang Rehabilitasi social Dinas Nakertransos Kota Denpasar Drs. Ketut Likub melaporkan pelatihan tukang pijat shiatsu berlangsung dari 13 september sampai 23 september dan dibagi dua tahap dengan instruktur dari panti Sosial Bina Netra Tabanan . Menurutnya pelatihan pijat rutin dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan permintaan pasar†Kami secara rutin memberikan pelatihan pijat kepada tuna netra dalam rangka meningkatkan pengetahuan mereka agar mampu bersaing seperti pijat refreksi,akupresur,aromaterapi†Ungkap Likub Mengingat persaingan pijat atau massage semangkin meningkat dan bervariasi maka tuna netra harus mengikuti perkembangan pijat memijat tersebut. Ketika ditanya kendala yang dialami tuna netra dalam menijat.Menurut Pria Asal Kelungkungnya terhambat masalah tempat praktek yang terbatas.Oleh karena dia mengaku sudah menjajadi kerjasama dengan hotel maupun swalayan untuk menyediakan tempat pijat bagi tuna netra. Setelah selesai pelatihan nanti mereka akan diberikan sarana memijat berupa minyak dan juga diajak kegiatan tirta yatra ke Pura Semeru Lumajang yang disebagian merupakan bantuan dari IBu walikota