Disnakertransos Kota Serahkan Bantuan TTG Berupa Seperangkat Mesin Pengolahan Susu Kedelai
Peguyangan Kaja, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial(Disnakertransos) Kota Denpasar menyerahkan bantuan peralatan berupa mesin pengolahan susu, fixer, jambangan besar, kompor gas, tabung gas ,Timbangan duduk ,baskom besar ,saringan serta regulator kepada empat kelompok usaha pengolahan susu kedelai , Desa Peguyangan Kaja, Rabu (12/12) kemarin Kadis Tenaga Kerja, Trasmigrasi dan Sosial Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si., didampingi Kabid Penempatan ,Pembinaan dean Pengembangan Tenaga Kerja Luh Nyoman Sumawati.S.Sos serta Kades Peguyangan Kaja, I Wayan Sutama, di sela-sela penyerahan bantuan di rumah Ketua Kelompok Sumber Rejeki, Ni Nyoman Murniasih, mengungkapkan, bantaun ini merupakan program kewirausahaan dalam rangka perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan terepan teknologi tepat guna (TTG ) untuk dapat meningkatkan sekaligus memberdayakan ekonomi rumah tangga masyarakat di Desa Peguyangan Kaja khususnya dan Kota Denpasar umumnya. Bantuan ini ini diberikan sebagai tindak lanjut dari program terdahulu yakni pelatihan perluasan lapangan kerja melalui terapan teknologi tepat guna di kantor Desa Peguyangan Kaja, 24 September lalu. Menurut Erwin Suryadarma Sena, bantuan peralatan
kewirausahaan ini guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, meningkatkan taraf hidup tanpa mengurangi tenaga kerja. Dengan adanya terapan teknologi tepat guna akan meningkatkan nilai tambah dengan tenaga kerja akan tetap, namun penghasilan bisa bertambah. Sebab, masyarakat Peguyangan Kaja banyak yang menghasilkan kedelai, sehingga perlu diolah guna dapat meningkatkan pengashilan. Erwin Suryadarma mengharapkan, bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan untuk usaha ekonomi produktif dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga. Apalagi Denpasar sebagai ibu kota Propinsi Bali masih dihadapkan masalah ketenagakerjaan yang cukup kompleks. Seperti lapangan pekerjaan sangat terbatas, pertumbuhan angkatan kerja cukup tinggi dengan produktivitas masih rendah. Dengan diberikan bantuan peralatan seperti ini akan mampu meningkatkan pendapatan dan kehidupan bagi masyarakat,’’ucap. Erwin Suryadarma. Kadisnakertransos Kota Denpasar ini meminta kepada ibu-ibu agar menjaga higenis dan mutu susu kedelai yang dihasilkan. Serta memperhatikan kemasan botol agar menarik
pembeli. “Jangan membuat produk susu sekaligus kemasannya asal-asalan tapi buat yang berkualitas untuk menarik minat pembeli,’’ pinta mantan Kabag humas dan Protokol Pemkot Denpasar ini. Sementara itu, Ni Nyoman Muriasih, salah satu perserta pelatihan, mengucapkan banyak terima kasih atasn bantuan peralatan yang diberikan Pemkot Denpasar melalui Kadisnakertransos Kota Denpasar. “Dengan adanya bantuan ini saya bersama masyarakat lainnya dapat meningkatkan produksi susu kedelai karena sebelumnya dengan cara tradisonal,’’ kata Murniasih. Murniasih mengaku, usaha susu kedelai ditekuni sejak tahun 2008 dan dengan diberikan peralatan lengkap dapat meningkatkan produksi. Sebelumnya mengolah 2 kg kedelai dan menghasilkan susu hanya 20 botol susu kedalai. “Namun bantuan peralatan yang saya terima ini bisa mengolah 4-5 kg kedelai dan pemasarannya sudah menembus rumah makan, kantor dan pasar modern ,’’ ucapnya. Kades Peguyangan Kaja, I Made Sutama mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih Disnakertransos atas bantuan perlatan yang diberikan kepada masyarakat peguyangan Kaja yang tergabung dalam kelompok wirausaha. “Kami minta kepada ibu-ibu agar bantuan peralatan pengolahan susu kedelai dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik agar umurnya bisa lebih panjang, sehingga dapat mendokrak penghasilan keluarga,’’ pinta Sutama.