DISNAKERTRANSSOS TINJAU LOKASI TRANSMIGRASI DI LANDONO
Diadakannya kegiatan Peninjauan Lokasi Transmigrasi ke Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara tepatnya di UPT Arongo, agar dapat melihat langsung lokasi sehingga bisa memberikan penjelasan sesuai kenyataan dilapangan kepada masyarakat pada acara penyuluhan transmigrasi yang selanjutnya.
Pelaksanaan Kegiatan Peninjauan Lokasi Transmigrasi ini dari tanggal 19 Oktober s/d 22 Oktober 2010 dengan mengikut sertakan Kepala BPM dan Camat se-Kota Denpasar.
Secara administrasi lokasi UPT Arongo terletak di Kecamatan Landono, Kab. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Kondisi tanah sangat subur dan datar cocok untuk tanaman seperti : jagung, ubi kayu dan ubi jalar. Tanaman sayuran seperti : cabai besar dan kecil, kacang panjang, kacang tanah, tomat, terong dan wortel. Tanaman buah-buahan seperti : jeruk, pisang, mangga, rambutan dan durian. Selain tanaman tersebut cocok juga untuk perkebunan seperti : coklat ( kakao ), kopi, jambu mette. Disamping untuk tanah pertanian dan perkebunan cocok juga untuk berternak sapi, kerbau dllnya.
Penduduk yang ada didalam UPT. Arongo maupun di sekitanya mayoritas beragama Islam kemudian diikuti oleh penduduk yang beragama Hindu yang merupakan Transmigran asal Bali yang sudah berhasil dan transmigran asal Bali yang baru diserah terimakan dari Pemprov. Bali ke Pemprov. Sulawesi Tenggara pada 21 Oktober 2010 lalu oleh Bapak Dirjen Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi sebanyak 50 KK.
Disamping itu pula sarana pendidikan telah tersedia di lokasi yang sebuah SD dan tidak terlalu jauh terdapat SLTP dan SLTA sedangkan untuk sumber informasi adalah radio dan TV.
Untuk mencapai lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan jasa angkutan darat dari Bandar udara hanya ± 20 menit dan jika dari Ibu Kota Sulawesi Tenggara / Kendari hanya ±45 menit. Hal ini berarti letak lokasi calon transmigrasi yang ditargetkan untuk 10 KK dari Kota Denpasar pada Tahun 2011 yang akan datang sangatlah strategis.
Fasilitas yang akan disediakan tahun anggaran 2011 adalah rumah transmigran semi permanen dan sumur gali satu sumur untuk 4 KK.
Penyelanggaraan transmigrasi ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan membuka lahan baru. Selain itu juga bertujuan untuk mengatasi kepadatan penduduk serta mengurangi tingkat pengangguran di kota-kota besar seperti Kota Denpasar.