Menu

Unjuk Gigi Disnakertransos Buru Gepeng

  • Selasa, 29 Maret 2011
  • 1042x Dilihat
Unjuk Gigi Disnakertransos Buru Gepeng
DENPASAR – Puluhan gepeng berhasil diciduk dalam razia yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kota Denpasar, Senin (28/3). Penertiban gepeng yang dimulai pukul 17.00 sore ini langsung dipimipin Kepala Disnakertransos Kota Denpasar, Made Erwin Suryadharama Sena. Sidak ini menyasar dua lokasi, dimulai dari seputaran Jalan Teuku Umar hingga Jalan Imam Bonjol, Denbar. Dari sidak ini terlihat para orang tua masih mengeksploitasi anak-anaknya, dengan menjadikan anak-anak tersebut sebagai peminta-minta oleh orang tuanya sendiri. Buktinya hampir 70 persen gepeng yang kebanyakan dari Munti Karangasem ini masih ingusan alias anak-anak di bawah umur. Bahkan ada satu orang ibu yang mengajak sampai lima anaknya yang rata-rata usaianya 6 bulan hingga 12 tahun. Dua unit mobil bus milik Dinas Sosial Propinsi Bali dipinjam dan dipergunakan untuk mengangkut semua gepeng yang berhasil ditertiban. Upaya petugas dengan menggunakan seragam preman (bebas) cukup berhasil memperdaya para gepeng ini. Sehingga proses kejar-kejaran antara petugas dengan para pegeng tersebut bisa diminimalisir, apalagi, dua kawasan tersebut merupakan kawasan padat lalin.“Petugas lapangannya ini sengaja mengenakan baju bebas seperti ini. Supaya tidak mudah ketahuan. Karena pengalaman sebelum-sebelumnya, ketika melihat petugas berseragam pasti langsung kabur,apalagi kebanyakan dari mereka, sejatinya sudah berkali-kali ditertibkan dan dipulangkan, namun balik lagi ke sini,”ucap Erwin. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar ini menyebutkan, semua gepeng ini untuk sementara akan dititipkan di Rumah Singgah, rumah untuk anak terlantar milik Propinsi, Jalan Gumitir, Dentim. “Untuk sementara kita titip di rumah singgah itu. Besok Rabu baru kita bina seperti penambahan pengetahuan spiritualnya, menjelaskan apa yang dilakukan mereka terutama bagi ibu-ibu yang sengaja mengajak anak-anaknya untuk meminta-minta itu tidak benar,”ujar pria berkumis ini. Selanjutnya para gepeng ini baru dipulangkan ke asalnya masing-masing, dengan berkoordinasi dengan Dinsos Propinsi Bali.