Menu

Beroperasi Malam Hari, Dinsosnaker Tangkap 19 Gepeng

  • Senin, 09 Desember 2013
  • 1527x Dilihat

Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Denpasar menggelar razia jumat (6/12) hingga Minggu (8/12) pukul 02.30 wita menangkap 19 gelandangan pengemis (gepeng), 9 orang diantaranya dari Jawa Timur dan sisanya 10 orang dari Desa Muntigunung dan Desa Pedahan, Kubu, Karangasem. Kadis Sosial dsan Tenaga Kerja Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E.,M.Si., Minggu (8/12) kemarin, mengatakan, gepeng yang diciduk tersebut merupakan pendatang baru berasal dari Banyuwangi, Bondowoso, dan Sitobondo. Sedangkan gepeng dari Desa Muntigunung dan Pedahan setengah muka baru dan sisanya muka lama yang sudah sering dipulangkan ke desa asalnya. “Kami melakukan operasi gepeng malam hari hingga subuh menindaklanjuti informasi masyarakat. Karena menjelang tahun baru mulai gepeng berkeliaran di jalan maupun masuk tempat umum,’’ kata Erwin Suryadarma.Didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial  Ketut Likub. Erwin Suryadarma mengaku, gepeng yang ditangkap beroperasi di Jl. Subur, Monang-maning, Jl. Pulau Batanta, Jl. Nusa Kambangan dan Pedungan. Supaya tidak kecolongan, diperintahkan petugas lapangan tanpa memakai baju dinas agar tidak dikenali. Kalau gepeng tahu petugas khawatir akan lari. “Penyisiran gepeng di wilayah Kota Denpasar akan terus dilakukan sampai bersih,’’ ujarnya. Lebih lanjut Erwin Suryadarma mengemukakan, menjelang hari raya Natal dan tahun 2014 banyak wisatawan mancanegara dan Nusantara berlibur di Kota Denpasar khususnya dan Bali umumnya. Karena itu, kesempatan tersebut dimanfaatkan gepeng untuk mendapatkan sesuatu dengan instan. “Kami akan menyebarkan brosur dan memasang baliho berisi imbauan di jalan-jalan tertentu agar tidak memberikan sesuatu kepada gepeng agar

tidak membiasakan diri terus menggepeng,’’ jelas mantan kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar ini. Gepeng asal Desa Pedahan dan Muntihunung, kata Erwin Suryadarma, dipulangkan Minggu ini (kemarin-red), sementara gepeng asal Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso dipulangkan, Senin (9/12) hari ini. Sebelum dipulangkan dititipkan di ruamh singgah milik Pemprov bali di Tangtu, Denpasar Timur. “sekali lagi kami minta kepada masyarakat maupun pengendara motor dan mobil jangan memberikan sesuatu kepada gepeng yang berada di perempatan jalan maupun masuk rumah. Berikan mereka pemahaman agar mau mencari nafkah dengan baik,’’ pintanya. Dia menambahkan, Dinsosnaker Kota Denpasar hingga minggu pertama Desember 2013 sudah menangkap gepeng 198 orang, 49 orang berasal dari Jawa Timur dan sisanya 149 orang dari Desa Pedahan dan Desa Muntigunung, Karangasem. “Kami akan terus menggelar operasi guna menghalau gepeng masuk Kota Denpasar,’’ paparnya.

 

Berita Terpopuler

Maklumat pelayanan
Maklumat pelayanan