CIPTAKAN TENAGA KERJA PROFESIONAL PEMKOT DENPASAR GELAR PELATIHAN TENAGA KERJA MANDIRI
Denpasar,
Pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan di masing-masing sektor. Sementara kondisi struktur ketenagakerjaan terjadi pergeseran yang cukup menonjol, yaitu dari dominasi sektor pertanian ke sektor industri utamanya di daerah perkotaan. Untuk itu melalui program tenaga kerja mandiri mempunyai arti penting dan strategis dalam upaya mengantisipasi dan mengatasi masalah penganguran. Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena saat membuka Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) atau Kewirahusahaan, Rabu (12/10) di Inkubator Pengembangan Bisnis Pasar Kumbasari Denpasar.
Lebih lanjut Erwin mengatakan situasi ketenagakerjaan saat ini dihadapkan kepada berbagai permasalahan yang cukup kompleks. Diantaranya lapangan kerja di sector formal sangat terbatas, kemampuan dan keterampilan angkatan kerja terdidik pada umumnya tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. ’’ Hal ini juga diperparah dengan adanya kondisi yang menonjol dan menggejala yakni adanya kecendrungan kurang berminatnya angkatan kerja muda terdidik untuk memasuki dunia usaha sebagai lapangan kerja utama. Oleh karenanya memalui pelatihan Tenaga Kerja Mandiri ini angkatan kerja di Denpasar dapat lebih siap memasuki pasaran kerja,’’ kata Erwin
Suryadarma. Ditambahkan lapangan kerja di sektor ini masih luas dan mampu memberikan tingkatan pendapatan dan kehidupan yang lebih layak dan baik. Selebihnya Erwin menambahkan sektor ketenagakerjaan dihadapkan pada tantangan dan permasalahan yang cukup berat. Diantaranya semakin berkembangnya , pemilihan dan penggunaan tenaga kerja semakin selektif dan kompetitif serta persaingan dunia usaha semakin ketat. Maka dari itu untuk menjawab seluruh tantangan dan permasalahan tersebut, diperlukan investasi Sumber daya manusia melalui kegiatan, pembinaan yang mengarah kewirausahaan. Melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan kali ini dapat membentuk kader-kader wirausaha baru yang mandiri dan akhirnya
menjadi profesional.
Ketua Panitia I Wayan Pager yang juga Kasi Penempatan Perluasan Pasar Kerja dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan di laksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan agar mengerti tentang kewirausahaan baik secara konseptual maupun teknis operasional. Disamping itu kegiatan ini dapat menciptakan kader-kader wirausaha baru yang potensial, mandiri dan ber-etos kerja tinggi. Pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 12 sampai dengan 17 Oktober mendatang diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari seluruh kecamatan se-Kota Denpasar. Instruktur dari pelatihan diantaranya lembaga swadaya masyarakat, dan universitas udayana dari Fakultas Ekonomi.