Setelah Br. Pengambengan, Kelurahan Pedungan diterjang angin ngelinus (putting beliung), Jumat (13/12) lalu, kini giliran rumah warga di Br. Kajeng, Desa Pemogan, Denpasar Selatan terandam banjir sejak Senin (23/12) hingga Rabu (25/12). Sebanyak 21 KK atau 81 jiwa rumah warga terendam banjir akibat diguyur hujan selama tiga hari karena tidak ada saluran drainase, sehingga air hujan menggenangi rumah warga. Melihat musibah tesebut, Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Denpasar memberi bantuan sembako kepada 21 KK korban banjir di lingkungan Banjar Kajeng, Kamis (26/12) kemarin. Bantuan sembako 105 kg beras, 21 dus mi instan dan 21 dus air mineral diserahkan Kadis Sosnaker Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena diterima Kepala Desa Pemogan I Nyoman Gede Wiryanata didampingi kadus Br. Kajeng AA Ketut mayun Mahadika disaksikan Camat Denpasar Selatan, AA Gede Risnawan. Bantuan tersebut selanjutkan dibagikan kepada warga yang rumahnya terendam banjir selama tiga hari, sejak Minggu (22/12) lalu hingga Rabu (25/12). Erwin Suryadarma di sela-sela penyerahan batuan mengatakan, bantuan sembako yang diberikan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terendam banjir. Karena 21 KK warga yang rumahnya terendam banjir perlu uluran tangan, terutama bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami berharap bantuan yang diberikan ini jangan dilihat nilai dan isinya. Namun bantuan tersebut murni membantu sekaligus meringankan beban warga yang tertimpa musibah,’’ kata Erwin Suryadarma. Sementara Kades Pemegogan, Nyoman Gede Wiryanata menuturkan, rumah warga yang terendam banjir sebanyak 21 KK, namun tidak ada mengalami kerusakan. Hanya beberap barang elektronik dan sofa terendam banjir dan cepat dipindahkan pemiliknya, sehingga dapat diselamatkan. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkot Denpasar, khususnya Kadis Sosial dan Tenaga Kerja, Made Erwin Suryadarma Sena yang cepat tanggap terhadap musibah yang menimpa warganya,’’ kata Wiryanata. Musibah banjir yang menerejang rumah warganya, lanjut Wiryanata, karena tidak ada saluran drainase, membuat air hujan tersumbat dan masuk rumah warga. Apalagi
permukiman tersebut awalnya sawah dan kini bekermbang pesat, sehingga daerah resapan tidak ada. “Air hujan yang masih menggenangi rumah membuat warga menderita gatal-gatal,’’ ucap Wiryanata seraya menbambahkan, dari musibah banjir tersebut tidak ada kerugian material maupun bangunan rusak.
BANTUNAN – Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir di Br. Kajeng diterima Kades Pemogan, I Nyoman Gede Wiryanata disaksikan Camat Denpasar Selatan, AA Gede Risnawan, kamis (26/12) kemarin.
06 Desember 2025