Menu

Dinsosnaker Serahkan Peralatan Bengkel ke 30 RTM di Pemecutan Kaja

  • Rabu, 11 Desember 2013
  • 2600x Dilihat

Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, menyerahkan peralatan perbengkelan kepada 30 rumah tangga miskin (RTM) di wilayah Semilajati, Desa Pemecutan Kaja, di Kantor Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Selasa (10/12) kemarin. Penyerahan alat perbengkelan tersebut, dilakukan Kadis Sosnaker Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, disaksikan Kepala Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha, dan Direktur Balai Pendidikan Latihan dan Enginering (BPLE) Tiara Course, Made Ernita Kurniawati. Dalam kegiatan ini, juga hadir kepala dusun dan kepala lingkungan yang ada di kawasan Semilajati. Kepala Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha, mengatakan, 30 RTM yang mendapatkan peralatan perbengkelan tersebut, telah mengikuti pelatihan perbengkelan di BPLE Tiara Course. Setelah mengikuti pelatihan selama seminggu, ke-30 RTM ini diberikan peralatan perbengkelan seperti alat-alat bengkel dan kompresor.  ‘’Bantuan peralatan perbengkelan dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar ini, terkait kewirausahaan terutama perbengkelan. Bantuan ini disambut antusias warga di kawasan Semilajati, dan bantuan ini sangat tetap sasaran,’’ kata Arwatha, seusai penyerahan peralatan perbengkelan. Ditambahkannya, warga Pemecutan Kaja sangat menyukai bidang usaha perbengkelan. Selain itu, lanjut dia, RTM yang paling banyak di Kota Denpasar yakni di kawasan Semilajati. ‘’Mudah-mudahan dengan pemberian peralatan perbengkelan ini, bisa mengurangi jumlah RTM diPemecutan Kaja. Dan untuk pengawasan bantuan yang telah diserahkan ini, kami berikan tanggungjawab untuk pengawasan kepada masing-masing  Kepala Dusun,’’ ujarnya. Sementara Kepala Dinas Sosnaker Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, menyatakan, bantuan berupa peralatan perbengkelan dengan harga Rp 3.000.000 ini diharapkan bisa dipergunakan sebaik-baiknya oleh 30 RTM itu. Dengan bantuan peralatan perbengkelan tersebut, ke-30 RTM ini bisa membuka usaha perbengkelan sepeda motor dan bisa membuka usaha cuci motor. ‘’Kami harapkan apa yang diterima ini dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Sehingga bantuan perbengkelan yang diterima itu bisa membuat warga mandiri untuk menghidupi keluarganya dan membuka lapangan pekerjaan,’’ ucapnya, seraya menyebutkan, peluang usaha di Kota Denpasar cukup banyak, apalagi jumlah kendaraan di Kota Denpasar cukup besar. Erwin yang juga mantan Kabag Humas Pemkot ini, meminta bantuan yang diberikan itu jangan sampai disalahgunakan alias dijual. Sebab, bantuan ini merupakan bantuan pemerintah yang nantinya akan dilakukan pengawasan. ‘’Kami ingin kawasan Semilajati, Desa Pemecutan Kaja, menjadi pilot project untuk pengentasan kemiskinan,’’ tegasnya. Adapun ke-30 RTM yang mendapatkan bantuan peralatan perbengkelan yakni I Nyoman Susila, Gede Resikayasa, I Putu Juni Sariartawan, I Wayan Landep, I Putu Sadiartha, I Ketut Suantara, I Putu Suweca, I Made Sudiarta, I Komang Susila, I Nyoman Simpen Adi Irawan, I Nengah Kayun, I Wayan Sudiarta, I Ketut Antara, I Putu Suarmejaya, I Wayan Tambun, I Ketut Gede Dharmayuda, I Ketut Suardana Gapar, I Gusti Ngurah Putu Udaya, I Nenagh Repen Sumardika, I Made Agus Budiasa, I Gede Semara Jaya, I Wayan Wenten, I Komang Merta, I Made Alit Sukawijaya, I Ketut Karta, I Kadek Sudiana, I Wayan Sampun Arta, I Nyoman Mertayasa, I Nengah Sudana dan Kadek Wartika.

 

Berita Terpopuler

Maklumat pelayanan
Maklumat pelayanan