Galang Dana Peduli Lampung Walikota Ajak Warga Menyumbang
Denpasar- Untuk meringankan beban warga Bali yang berada di Desa Balinuraga ,Lampung Selatan yang hancur akibat bentrok dengan warga setempat beberapa waktu lalu membuat Pemerintah Kota Denpasar ikut prihatin . Sebagai bentuk Kepedulian dan rasa simpati tersebut Walikota Denpasar IB Rai Mantra mengajak semua pegawai dan Sekolah dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta Warga Denpasar untuk menyumbang baik berupa uang maupun pakaian secara sukarela .Kadis Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena.M,Si ,Rabu (7/11) kemarin, mengungkapkan saat ini sudah terkumpul sumbangan dari sekolah , Forum Lurah / Desa ,Camat dan SKPD dilingkungan Pemkot Denpasar yang terkumpul baik berupa uang dan pakaian layak pakai “ Bila tidak ada aral melintang Bantuan uang dan pakaian layak pakai ini rencananya akan kita serahkan langsung oleh Walikota Denpasar ke Desa Balinuraga Lampung Selatan “ Ujar Erwin yang ditugaskan untuk mengkoordinir bantuan peduli Lampung tersebut .Dari penggalangan bantuan tersebut ,terkumpul uang sekitar Rp 316 juta ,135 dus pakaian ,7 dus mie instan “ Bantuan ini jangan dilihat dari jumlah atau nilainya dibandingkan dengan kerugian yang dialami baik berupa materi maupun non materi .Akan tetapi sumbangan ini mencermin kan rasa simpati yang tulus iklas untuk membantu saudara saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bisa dimanfaakan oleh warga Bali Nuraga yang yang sedang berduka “harap Erwin. sambil berharap bila masih ada yang mau menyumbang pihaknya siap untuk menerima Lebih lanjut Mantan Kabag Humas dan Protokol ini mengatakan ,musibah yang menimpa warga Bali diLampung ,tidak hanya menyisakan duka bagi para korban ,Akan tetapi kesedihan dan duka juga ikut dirasakan oleh seluruh warga Bali lainnya khususnya warga Denpasar ,sehingga terketuk untuk ikut memberikan bantuan “Kita berharap kerusuhan yang menimpa saudara saudara kita di Lampung Selatan tidak terjadi lagi dengan telah ditanda tangani kesepakatan damai oleh kedua pihak .sehingga warga Bali di Perantauan bisa beraktivitas kembali dalam suasana aman dan damai tanpa dihantui rasa ketakutan “ Pungkasnya.