Ketut Puja Duta PSM Denpasar Dinilai Tim Nasional
Denpasar,Mengatasi masalah kemiskinan di Kota Denpasar tidak bisa hanya diberikan bantuan pada masyarakat miskin, namun harus merubah sikap mental masyarakat sehingga mau berusaha untuk keluar dari kemiskinan dengan balutan budaya dan spiritual yang ada. Demikian disampaikan Suharno Satroyo saat penilaian PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Provinsi Bali di Kantor Kades Pemecutan Kelod, Jumat (11/11). Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kadis Disnakertransos Kota Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena, Camat Denpasar Barat IB Alit Wiradana serta Instansi terkait lainnya. Duta PSM Kota Denpasar yang dinilai tim pusat adalah Ketut Puja, yang sebelumnya telah berhasil keluar sebagai juara satu di tingkat Propinsi Bali. Lebih lanjut Suharno mengatakan mengatakan PSM merupakan mitra pemerintah membantu menangani masalah sosial disamping itu PSM memiliki peranan sangat besar untuk penanganan masalah sosial. Sebagai PSM menurutnya tidak mudah, mengingat harus mengubah prilaku masyarakat untuk menuju hidup lebih baik. Motivator merupakan motivasi dirinya sendiri dan PSM merupakan mitra kerja Pemerintah. Penilaian terhadap PSM secara berjenjang dari tingkat banjar hingga tingkat nasional dilaksanakan kegiatan rutin setiap tahun. “Penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan pada PSM dan memberikan motivasi sehingga ada peningkatan dalam bekerja†ujar Suharno. Sementara Ketut Puja mengatakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di desa Pemecutan Kelod 0,93 persen dari jumlah penduduk yaitu 26.260 jiwa. Untuk mengatasi PMKS pihaknya mengaku telah melaksanakan berbagai usaha dengan memberikan berbagai bantuan baik dana maupun pendidikan. Disamping itu berbagai kegiatan inovasi telah dilakukannya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan membentuk koperasi dan kelompok usaha bersama. Kedepannya diharapkan semua kegiatan inovasi tersebut minimal dapat membantu Pemerintah Kota Denpasar mengatasi masalah sosial. “PSM merupaka tenaga sukarela yang peduli dengan permasalahan sosial, penilaian ini disamping sebagai evaluasi juga sebagai pendorong terhadap PSM supaya lebih peduli terhadap kesejahteraan sosial di daerah-daerah†ujar Ketut Puja. Sembari berharap di Denpasar banyak muncul tenaga-tenaga sukarela yang mau berbuat untuk kemajuan masyarakat sekitarnya.