Menu

LANJUT USIA TANGGUNG JAWAB BERSAMA

  • Kamis, 03 Juni 2010
  • 1858x Dilihat
Denpasar (denpasarkota.go.id), Upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia diarahkan agar lanjut usia tetap dapat diberdayakan sehingga dapat tetap berperan dalam kegiatan pembangunan, dengan memperhatikan fungsi kearifan, pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan pengalaman yang mereka miliki sebagai tauladan bagi generasi muda. Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar dihadapan kurang lebih 500 orang lanjut usia, saat perayaan HUT Lansia Nasional tahun 2010 di Wantilan Taman Budaya Prov. Bali (Art Centre) Kamis, (3/6). Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Denpasar meski dilaksanakan secara sederhana namun tetap berjalan meriah dengan ditampilkannya jogeg bumbung lansia dan paduan suara lansia dari perhimpunan werda sejahtera Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra juga turut bergembira dengan melakukan ngibing bersama lansia. Perayaan Hut lansia yan berlangsung sederhana tersebut Rai Iswara menekankan bahwa, Peran Pemerintah dalam pembinaan kesejahteraan lanjut usia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan kesejahteraan sosial yang dilaksanakan berdasarkan motto “Kesejahteraan untuk dan oleh semua“ ini mengandung arti, pembangunan kesejahteraan sosial menjadi tanggung jawab masyarakat bersama dengan Pemerintah. Selain itu Pemerintah Kota Denpasar sangat memperhatikan para lansia di Kota Denpasar penyediaan pelayanan gratis berobat, dan penyediaan loket khusus bagi para lansia yang berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah. Dalam kesempatan tersebut Rai Iswara mengharapkan pada para lansia untuk terus melalukan kegiatan kreatif untuk mengisi kegiatan sehari-hari. Dengan demikian para lansia tidak merasa jenuh dalam kehidupan keseharian dengan menekankan tetap menjaga kebugaran dengan memakan makanan bergizi serta rajin berolah raga. Ketua Tim Pegerak PKK Kota Denpasar sangat memperhatikan para lansia dengan mengajak para lansia berekreasi dan metirtayatra. “Saya harapkan para camat terus memperhatikan para lansia yang ada diwilayahnya masing-masing,” ujar Rai Iswara. Sehingga dalam usia lanjutnya para lansia terus memiliki semangat hidup dengan melakukan aktivitas sesuai kemampuannya serta hadapi hidup dengan penuh syukur. Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar AA Gede Oka Badra, dalam laporannya perayaan Hut lansia nasional yang dilaksanakan oleh Kota Denpasar yang sebenarnya jatuh pada tanggal 29 Mei, mengingat kendala tempat dan waktu peringatan tersebut baru hari ini bisa dilaksanakan, tanpa mengurangi makna dan arti dari peringatan tersebut. “Peringatan hari lanjut usia Nasional diharapkan dapat membangkitkan gaerah hidup para lanjut usia, dengan harapan mereka dapat menikmati hidup secara tenang dan damai, juga bisa meningkatkan kesadaran para lanjut usia, keluarga dan masyarakat, disamping terus berupaya memotivasi dan menggerakkan lanjut usia dalam bentuk kegiatan yang positif bermanfaat, guna dapat menumbuhkan semangat kesetiakawanan sosial diantara lanjut usia,” ujar Oka Badra. Rangkaian dari pada Hut tersebut menurut Oka Badra, sebelumnya telah dilaksanakan beberapa aktivitas di masing-masing panti, PWRI Kota Denpasar menyelengarakan kegiatan berupa lomba memasukkan benang ke jarum, lomba santhi/mekidung, lomba mejejahitan banten pengambean. Sedangkan lomba yang dilaksanakn oleh PWS Kota Denpasar meliputi Lomba Senam, Lomba Keroncong, Lomba Kidung. Salah seorang lansia, Ibu Cahyadi, 65 tahun, merasakan perhatian Pemerintah Kota Denpasar sangat besar terhadap para lansia, hal ini dapat dilihat berbagai spirit bagai lansia telah diberikan. Kedepannya Ibu Cahyadi mengharapkan kegiatan dan perhatian pada lansia terus dilanjutkan.

Berita Terpopuler

Maklumat pelayanan
Maklumat pelayanan