Menu

Peringatan HKSN Kota Denpasar Dipusatkan di Puri Kesiman Juga Diumumkan Juara Karang Taruna Prestasi dan PSM

  • Rabu, 12 November 2014
  • 1746x Dilihat

Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN)tahun 2014 di Kota Denpasar dipusatkan di Puri Kesiman, Kelurahan Kesiman,Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (11/11) lalu. Dalam kegiatan Hari Pahlawan yang mengangkat tema ‘’Pahlawan Idolaku’’, dan HKSN dengan tema ‘’Bersatu Untuk Sesama’’ dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Camat se-Kota Denpasar, kades/lurah, PWRI Cabang Kota Denpasar, PWS Kota Denpasar, Karang Taruna Kota Denpasar, Forum PSM Kota Denpasar, Penglingsir Puri Kesiman, serta instansi terkait lainnya. Dalam kegiatan ini, juga ditetapkan dan diserahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Karang Taruna Berprestasi tingkat Kota Denpasar tahun 2014 yakni juara pertama diraih Karang Taruna Yovana Kanti, Kelurahan Sanur, Densel, Karang Taruna Kerta Darmika Yowana, Desa Tegal Kertha, Denbar (juara dua), Karang Taruna Jagra Winangun, Desa Kesiman Petilan, Dentim (juara tiga), dan Karang Taruna Yowana Ita Mandala, Desa Dangin Puri Kaja,Denut (juara empat). Sementara juara penilaian PSM Berprestasi Tingkat Kota Denpasar yakni I Komang Pasek Astawa (Kecamatan Denut), I Wayan Karsana (Dentim), I Made Pung Rahmanadi (Densel), dan I Made Gede Sutadijaya (Denbar). Penyerahan hadiah bagi juara ini diserahkan Kadisosnaker Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena. Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, mengatakan, tema Hari Pahlawan yakni Pahlawanku Idolaku diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada para generasi penerus, bahwa semangat juang para pendahulu dan pendiri bansa ini dapat diteladani sebagai kebanggan atau idola yang dapat diwujudkan di masa kini. Sedangkan tema Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yakni Besatu Untuk Semua, dimaksudkan supaya segenap komponen bangsa dapat bekerjasama, saling membantu, peduli dan dapat menyelesaikan permasalah sosial secara bersama-sama. ‘’Kesetiakawanan sosial adalah nilai, sikap perilaku masyarakat yang dilandasi pegabdian, kesadaran, tanggung jawab, kesetaraan, dan partisipasi sosial untuk mengatasi dan menanggulangi berbagai masalah sosial dengan semangat kebersamaan, kegotong royongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih,’’ kata Erwin. Pihaknya berharap, kesetiakawanan sosial Nasional ini dijadikan momentum untuk menumbuhkembangkan dan melestarikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial Nasional sehingga menjadi bagian dari sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari. Gempuran modernisasi yang kental dengan kehidupan yang serba instan, praktis dan individualistis tak dipungkiri semakin menjauhkan masyarakat dari nilai-nilai kesetiakawanan sosial. ‘’Tidak hanya di lingkup masyarakat umum, pemerintah, media massa, dan dunia usaha pun memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial seperti pengusaha yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja,’’ ujarnya. Sementara Ketua Panitia, I Made Desa, menyatakan, peringatan HKSN bertujuan untuk menjadi gerak dasar memudahkan dan memperlancar penyelengaraan gerakan bulan bhakti kesetiakawanan sosial Nasional secara terkoordinasi, terencana, terarah, dan berkelanjutan. Setelah kegiatan ini, lanjut dia, dilanjutkan dengan sarasehan terkait makna dan perjuangan I Gusti Ngurah Rai, yang dibawakan Pemuda Panca Marga (P2M) Kota Denpasar, Gede Putra Wijaya.

Berita Terpopuler

Maklumat pelayanan
Maklumat pelayanan