Ditengah menjamurnya tukang pijat di Kota Denpasar sehingga tidak jarang hotel-hotel dan tempat hiburan lainnya telah menyediakan fasilitas pijat. Hal tersebut tentunya akan membuat meningkatnya persaingan diantara para tukang pijat termasuk juga panyandang disabilitas tuna netra. Untuk meningkatkan keterampilan para penyandang disabililitas tuna netra terutama dalam keterampilan memijat Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar dengan menggandengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan keterampilan pera penyandang disablitas tuna netra. Demikian disampaikan Ketua K3S Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra saat membuka pelatihan pijat refleksi untuk 20 penyandang disabilitas tuna netra di Dria Raba jalan Serma Mendra, Denpasar Senin (2/6). Pelatihan yang berlasung selama duabelas hari dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena. ”Kami tidak mau para penyandang disabilitas tuna netra ditinggalkan para konsumenm dalam memijat. Untuk itu kami terus meningkatkan kemampuannya melalui pelatihan msesuai dengan kebutuhan pasar," ujar Ny. Selly. Dengan semakin ditingkatkannyam kemampuan para penyandang disabilitas khususnya tuna netra diharapkan mampu menghadapi persaingan hidup sehingga mampu membantu ekonomi keluarganya. Tentunya melalui pelatihan ini bisa meningkatkan wawasan para penyadang disabilitas tuna metra. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena menambahkan Pemkot Denpasar terus berupaya meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas salah satunya tuna netra. Berbagai pelatihan jenis pijat telah diberikan kali ini dilatih pijat refleksi yang merupakan kebutuhan pasar. Disamping itu para penyanda disabilitas ini juga diberikan bantuan sarana dan prasarana pijat melalui Kelompok Usaha bersama ( KUBE). “Melalui Kube yang didalamnya ada Koperasi , kami berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga seperti untuk sekolah dan kesehatan serta upacara adat dapat meminjam uang di koperasi milik Kube tersebut. Perkembangan Kube sampai saat ini sangat bagus dimana modalnya terus bertambah," katanya. Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kabid Penyandang Disabilitas Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar IB Alit Surya Antara mengatakan pelatihan ini selain meningkatkan keterampilan para penyandang disabilitas juga untuk meningkatkan kepercayaan diri para peserta. Bila semua tersebut dapat dilaksanakan menurut Surya Antara tentunya akan meningkatkan kesejahteraan sosial para penyandang disabilitas. Selah seorang peserta pelatihan Ketut Masir mengatakan pelatihan yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar terhadap para penyandang disabilitas sangat luar biasa. "Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Denpasar terhadap para penyandang disabilitas," ujar Ketut Masir. Tidak hanya itu Pemkot Denpasar telah memberikan ruang yang luas bagi penyandang disabilitas dalam menyalurkan bakat seperti bakat seni dengan melaksanakan lomba utsawa dan perayaan hari penyandang cacat yang kesemuanya melibatkan penyandang disabilitas.
06 Desember 2025